Rabu, 09 Januari 2013

[News] Jokowi Setuju Sekolah Bertaraf Internasional Dibubarkan


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menuai polemik, saat pihaknya memutuskan bahwa Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) bertentangan dengan UUD 1945.

Banyak yang pro-kontra atas pembubaran ini, salah satunya Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi). Namun ia satu pikiran dengan para Hakim Konstitusi dalam memutus Uji Materiil.

"RSBI di hapuskan?, Ya bagus itu, saya setuju," ujar Jokowi saat memantau PKL di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (8/1/2013).

Jokowi menilai, RSBI tidak memberikan kesempatan kepada warga dengan taraf perekonomian menengah kebawah, yang justru anak-anak mereka memiliki prestasi yang tidak kalah dengan warga yang mampu menyekolahkan anaknya dengan biaya mahal.

Belum lagi, Jokowi mempertanyakan ke-Intrenasional-an RSBI. Sebab, guru-guru di RSBI pun tidak musti menggunakan bahasa asing. Dengan kata lain, guru-guru disana menggunakan bahasa Indonesia seperti sekolah pada umumnya.

"Kalau bayar mahal juga tidak menjamin sebuah kualitas loh. Ya kan katanya kalau Diknas gak siap, ya gurunya tetap bisa pakai bahasa Indonesia, terus kalau gitu Internasionalnya dimana?" tutur Jokowi.

Jokowi juga menegaskan, tanpa adanya RSBI, ia yakin pelajar DKI Jakarta mampu berprestasi dan bersaing dengan negara lain.

Selasa, 08 Januari 2013

kalimat penutup malam..

hello bloggers!!!
masih tetap semangat nggak udah malem kayak begini? sebenarnya sih saya juga sudah ngantuk, tapi demi mewujudkan keinginan saya untuk blogging meskipun udah jam segini, akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke 'taman bermain' saya yang unyu-unyu ini :D *mulaingawur*
oke, ya sudah, saya mau bagikan sesuatu, beberapa kalimat yang membentuk beberapa paragraf yang menurut saya keren dan it's true, for me yeah =D

silahkan dibaca, mungkin bisa jadi inspirasi atau renungan atau bahan bacaan sebelum menuju alam mimpi.. terserah :):):)

"Kau tahu nak, perasaanitu tidak sesederhana satu tambah satu sama dengan dua. Bahkan ketika perasaan itu sudah jelas bagai bintang di langit, gemerlap indah tak terkira, tetap saja dia bukan rumus matematika. Perasaan hanyalah perasaan." - Pak Tua, dalam novel 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

"Ada kalanya batas mimpi dan kenyataan terasa begitu kabur, terutama bila terlalu sering bermimpi" - Eclair: Pagi Terakhir di Rusia

yaaaa.. itu saja paragraf yang saya ingin share ke teman-teman blogger, semoga menginspirasi :) *meskipun saya juga terinspirasi untuk mengutipnya* hehehe :D

Au revoir :)